Thursday, July 12, 2012

BAIK ATAU JAHAT?


Hidup ini pilihan sayang.

Mau hidup baik atau jahat.

Bagi saya sekarang pilihan cuma ada dua. Tidak ada tengah-tengah. Mau jadi orang baik atau jahat. Tidak lagi ada tengah- tengah. Iya sudah tidak ada lagi tengah- tengah. Kalo memang ada tengah- tengah, kenapa Tuhan cuma menciptakan surga dan neraka. Itu berarti cuma ada dua pilihan saja kan?

Bagi saya, orang yang memilih di tengah- tengah, orang yang tidak bisa memilih apakah dia orang yang baik atau orang yang jahat, adalah orang yang paling lemah. Lemah. Karena mereka gampang dipengaruhi. Dan orang yang memilih di tengah- tengah adalah loser, karena mereka hanya mencari aman saja.

Kalo memang memilih jadi orang baik. Ya harus bertanggung jawab sama pilihannya. Bagi saya barometer kata “baik” adalah agama. Kenapa? Karena semua hal di dunia ini relative, dan hanya Tuhanlah yang absolute. Saya tidak membahas agama ini baik agama itu baik. Itu terserah. Hanya kalo memang sudah memutuskan, sebagai contoh, saya, Irma, saya beragama islam, saya ingin jadi orang baik, apalagi sudah membaca syahadat. Berarti saya harus optimal dalam berbuat baik sesuai dengan kaidah agama yang saya anut.

Begitu juga ketika kita memilih menjadi orang jahat. Optimal lah dalam berbuat jahat. Silahkan berbuat semaunya. Silahkan berbuat yang melampaui batas. Melanggar segala norma. Silahkan menghamba pada dunia, menghamba pada nafsu. Silahkan silahkan. Iblis akan senang mempunyai sahabat lebih tepatnya hamba seperti kita. J

Tetapi ingat, semua pilihan ada konsekuensinya. Kita sebagai manusia cuma ciptaannya. Dunia ini sementara. Setiap perbuatan ada balasannya. Entah itu perbuatan baik atau buruk. Semua pilihan. 

Mau jadi hamba Tuhan atau jadi hamba Iblis? It’s your choice dear.

Irma, 22 + Aku di sini karena aku memilih di sini. Hukum itu benar.


No comments:

Post a Comment