Wednesday, October 17, 2012

Antara Unnes dan Pohonnya Anya

Saya semester sembilan. Iya sembilan. Sebentar lagi saya akan lulus. Dan pulang kampung,purbalingga tercinta,meninggalkan universitas negeri semarang a.k.a unnes.
Banyak hal yg saya dapat dr unnes. ilmu. Ya klise. Tp memang benar ilmu. Saya sebut ilmu kehidupan,karena saya tidak hanya mendaptakan ilmu di ruang-ruang kelas yang nyaman. Saking nyamannya membuat saya terkantuk-kantuk ria.

Kampus saya ini terletak di gunung pati. Jangan bayangkan gunung pati itu sejuk dingin atau apalah. Intinya jangan bayangkan kau menemui kabut dll yg menyimbolkan ''gunung'. 'gunung' pati hanya nama.

Unnes itu luas tapi jangan dibayangkan kampus saya seluas UI, tapi paling tidak sudah membuat saya mengeluh karena luasnya. :) :)
Banyak tempat di unnes yang mebuat saya nyaman yang pada akhirnya membuat saya bahagia.
Karena membuat saya nyaman. Saya jd sering ke sana. 'Sering' yang tidak bisa digambarkan dengan angka.

1. Perpus B3
Mungkin tidak hanya saya yg menyukai tempat ini. Perpus b3 sangat sangat membuat saya nyaman. Selain karena bukunya. selain penjaga perpusnya yang ramah. Tp juga karena hotspotnya, yang kecepatannya bisa mendownload apapun dengan lumayan cepat.
Hanya sayang perpusnya ramai. Yang seharusnya tenang karena perpustakaan kan tempat membaca . Tapi rupanya fungsinya sudah berubah. Itu dulu. Klo sekarang kan beda.
Kelihatannya memang mahasiswa mahasiswi milenium berhasrat membuat gebrakan baru.Perpus beralih menjadi pasar menjadi bioskop menjadi konser musik menjadi tempat debat dan bahkan ajaibnya bisa menjadi 'tempat arisan'. luar biasa bukan?
Terlepas dari semua itu. Saya selalu menyukai suasana perpus B3. :)

2. Atm Bank Jateng
Hati saya selalu berbunga-bunga ketika keluar dari bangunan berbentuk kotak ini. Atm ini merupakan perantara kelangsungan hidup saya. Oke terlihat lebai. Tapi memang begitu, hidup tanpa uang. Bisakah?? Semua butuh uang. Dan semua itu relatif.
Inilah hidup,bahkan kehidupan saya ditentukan oleh bangunan itu.
Bayangkan tidak ada atm, kemana saya mengambil uang yg dikirim oleh orangtua saya? kan bisa ambil uang di bank? Ya benar itu merepotkan. Hidup ini pilihan. Dan saya memilih mencari jalan yg plng simple.

3. Jalan lurus di depan atm Bank Jateng.
Tidak, saya tidak duduk, nongkrong atau apalah di jalan itu. Tetapi saya suka berjalan di jalan lurus ini. Kanan kiri penuh dengan pohoh yang berjejeran.sederhana bukan? Bahwa jalan lurus pun bisa membuat orang bahagia.

4. Pohonnya Anya.
Saya memberi sebutan pada tempat ini, 'pohonnya Anya'. Siapa Anya? Anya merupakan salah satu teman baik saya. Dia yg memperkenalkan tempat ini. Pohonnya Anya terletak di taman rektorat, entahlah yang jelas saya lebih suka menyebut tempat ini pohonnya anya. bahkan saya menulis note ini di sini. Di pohonnya Anya.
Di sini, kau bisa menikmati, semilirnya angin. Tak peduli itu jam 12an,kau tak kan terkena sengatan matahari.
Di sini kau akan melihat berbagai tingkah laku orang dan segala macam aktivitasnya.
Kau bisa menemukan sekelompok orang berdiskusi mengerjakan tugas. Kau bisa melihat sepasang kekasih hanyut dalam dunianya sendiri. Kau bisa melihat lagi sebuah organisasi rapat di sini. Atau kau bisa melihat orang membaca, menggambar, bahkan menyanyi.
Datang saja ke sini kalau kau hobi mengamati orang. :)

Tempat-tempat itu banyak memberi saya kegembiraan yang akhirnya bisa membuat saya senang seharian. Atau bahkan berhari-hari.
Tempat-tempat itu yang menjadi saksi semua perilaku saya, semua gumaman saya, semua kegalauan, semuanya. dan ingat semua itu relatif.

Tidak, saya tidak akan berterima kasih pada
unnes. Bukan karena saya durhaka. Bukan. Saat ini saya hanya ingin mengucapkan terima kasih pada Tuhan. Karena Tuhanlah yg menggariskan kalau saya memang harus menempuh S1 di unnes yg pada akhirnya mempertemukan saya pada tempat-tempat ini. Tempat yang meberikan keriangan di hati saya yang belum terang. :) :)

-Irma, 21 tahun 11 bulan.

21 tahun 11 bulan, catatan sy ini sy tulis waktu sy belum lulus dr Unnes. Ga tau kenapa pingin posting catatan yang sudah pernah sy posting di facebook 20 Oktober 2011 ini lg di blog.
Kangen sm kampus kangen sm temen- temen kampus, dan tentunya kangen sm pohonnya Anya :)

Sayap, Angin dan Pelangi..




Ketika berlari sudah tidak cukup.

Ak berpikir. Berpikir. Untuk terbang. Sehingga ak bisa menciumi angin,menyetubuhi pelangi..



Tapi aku tidak punya sayap,bagaimana ini?Ak berpikir. Berpikir.

Aku putuskan untuk membunuh ratusan burung. Ak membunuh mereka. Bulu-bulu mereka menggiurkan,membuat darahku bergelegar.



Ak sudah punya banyak bulu. Tapi dengan ap ak menyusun bulu-bulu hitam ini menjadi sayap.

Ak berpikir. Berpikir. Aku putuskan untuk menggunakan lem terbaik di alam. Ak merayu pohon karet. Pohon karet tertipu. Dia bodoh.



Ak mulai menyusun bulu-bulu itu menjadi sayap. Sayap milikku harus terkuat dan terindah di dunia.

Nafasku memburu senang. Badanku terasa ringan.



Sebentar lagi aku bisa terbang.Mataku berbinar.

Angin menyambutku liar. Pelangi mengerling nakal.

Ak datang angin

Ak datang pelangi.Ak datang...



Ak mulai terbang. Sayapku mengepak riang. Ak tertawa senang. Ak tertawa ringan.

Sebentar lagi ak mencium angin.

Sebentar lagi aku menyetubuhi pelangi.



Kau akan menjadi milikku selamanya angin.

Kau akan menghamba padaku pelangi..



Ak mulai menciumi angin.

Angin tergelak tak berdaya. Ak menyetubuhi pelangi.

Pelangi meringis lega.

Ya mereka akan menjadi milikku selamanya.



Angin terdiam melihat pelangi. Pelangi ternganga melihat angin.

Angin marah melihatku menyetubuhi pelangii

Pelangi marah melihatku menciumi angin.

Mereka marah.



Ak tak peduli. Ak tak peduli. Angin dan pelangi sama-sama menakjubkan.

Angin marah,dia pergi.

Aku tak peduli.

Ak terlalu sibuk dengan pelangi.



Tiba-tiba sayapku berhenti mengelepak. Ak tak peduli ak terlalu sibuk dengan pelangi.

Tiba-tiba badanku terasa berat.

Aku tak peduli ak terlalu sibuk dengan pelangi.Tiba-tiba badanku kaku.

Aku tak peduli.

Tiba-tiba nafasku mulai berloncatan.

Aku tak peduli

Tiba-tiba mataku sayu..ak ak tak pe pe ped............


-Irma
Mana yang kamu pilih? Angin atau Pelangi? well catatan sy ini pernah sy publish di facebook tanggal 17 April 2011..

Sunday, October 7, 2012

SELINGKUH PART 1

Assalamualaikum

Selingkuh
Saya benci kata itu.
Saya benci perbuatan itu.
Hina.
Tidak terima? :)

“Irma, mau selingkuh ato ga itu kan urusan orang. Lagian itu kan hak.”
Hak? Jangan bawa- bawa hak ketika di satu sisi kita menyakiti orang lain. Berhentilah mencari pembenaran atas perbuatan tidak baikmu itu.
Bisa bayangkan,, di satu sisi kita punya pasangan, yag selalu mendoakan kesehatan kita, kelancaran kita dalam bekerja, tetapi kitau sendiri malah asik dengan laki-laki/ perempuan lain. It really hurts..

‘Irma, saya selingkuh karena saya jatuh cinta lagi. Cinta, salahkan dia Irma, jangan salahkan saya!’
Salahkan cinta? Cinta itu dari Tuhan. Berarti kita harus menyalahkan Tuhan?
Emotionalnya dipakai tapi intelektualnya diabaikan. Bodoh.
Cinta itu anugerah Tuhan.  Cinta itu suci. Bukan main- main.
Kalo ada rasa itu muncul malah harus disyukuri, jangan malah digunakan untuk membenarkan perbuatan hina kita.

“Trus kalo rasa cinta itu muncul ke orang yang sudah menikah?”
Ya gapapa dong. Mau tumbuh cinta ke siapa saja disyukuri saja. Hanya ingat jangan biarkan setan menggodamu untuk terus melakukan perbuatan di luar batas contoh mengkhayal terus menerus, bahkan yang lebih parah, se-ling-kuh. Kata guru saya, cinta itu tidak harus memiliki.

“Irma, tapi saya bahagia- bahagia aja tuh selingkuh.”
Masa? Apa iya itu bahagia? Bisa saya pastikan hanya level kesenangan.
Rumusnya gini mas mba:

KESENANGAN= KEBAHAGIAAN SEMU

Kesenangan hanya untuk memuaskan nafsu saja, tapi hati kita pasti akan berontak. Gersang. Dan kosong.
Tanyakan hati kita saja. Apa benar ini yang kita mau. Apa selingkuh benar-benar membuat kita damai, tenang, dan tidak was-was tanpa takut pasangan resmi kita tahu. Atau sudah berapa banyak kebohongan yang kita ciptakan hanya untuk kegiatan se-ling-kuh.

Masih bilang kalo selingkuh itu bukan hal yang kurang baik dan wajar- wajar saja?

Sekarang tanyakan pada diri kita, kita mau gak kalo nyawa kita diambil Tuhan ketika kita sedang selingkuh?
:)

Open your heart. Open your mind. You are so precious, dear.

Wassalamualaikum

Irma, 22+