Wednesday, October 17, 2012

Sayap, Angin dan Pelangi..




Ketika berlari sudah tidak cukup.

Ak berpikir. Berpikir. Untuk terbang. Sehingga ak bisa menciumi angin,menyetubuhi pelangi..



Tapi aku tidak punya sayap,bagaimana ini?Ak berpikir. Berpikir.

Aku putuskan untuk membunuh ratusan burung. Ak membunuh mereka. Bulu-bulu mereka menggiurkan,membuat darahku bergelegar.



Ak sudah punya banyak bulu. Tapi dengan ap ak menyusun bulu-bulu hitam ini menjadi sayap.

Ak berpikir. Berpikir. Aku putuskan untuk menggunakan lem terbaik di alam. Ak merayu pohon karet. Pohon karet tertipu. Dia bodoh.



Ak mulai menyusun bulu-bulu itu menjadi sayap. Sayap milikku harus terkuat dan terindah di dunia.

Nafasku memburu senang. Badanku terasa ringan.



Sebentar lagi aku bisa terbang.Mataku berbinar.

Angin menyambutku liar. Pelangi mengerling nakal.

Ak datang angin

Ak datang pelangi.Ak datang...



Ak mulai terbang. Sayapku mengepak riang. Ak tertawa senang. Ak tertawa ringan.

Sebentar lagi ak mencium angin.

Sebentar lagi aku menyetubuhi pelangi.



Kau akan menjadi milikku selamanya angin.

Kau akan menghamba padaku pelangi..



Ak mulai menciumi angin.

Angin tergelak tak berdaya. Ak menyetubuhi pelangi.

Pelangi meringis lega.

Ya mereka akan menjadi milikku selamanya.



Angin terdiam melihat pelangi. Pelangi ternganga melihat angin.

Angin marah melihatku menyetubuhi pelangii

Pelangi marah melihatku menciumi angin.

Mereka marah.



Ak tak peduli. Ak tak peduli. Angin dan pelangi sama-sama menakjubkan.

Angin marah,dia pergi.

Aku tak peduli.

Ak terlalu sibuk dengan pelangi.



Tiba-tiba sayapku berhenti mengelepak. Ak tak peduli ak terlalu sibuk dengan pelangi.

Tiba-tiba badanku terasa berat.

Aku tak peduli ak terlalu sibuk dengan pelangi.Tiba-tiba badanku kaku.

Aku tak peduli.

Tiba-tiba nafasku mulai berloncatan.

Aku tak peduli

Tiba-tiba mataku sayu..ak ak tak pe pe ped............


-Irma
Mana yang kamu pilih? Angin atau Pelangi? well catatan sy ini pernah sy publish di facebook tanggal 17 April 2011..

No comments:

Post a Comment